oleh

Panduan Sukses Ternak Domba Garut

Domba Garut termasuk salah satu komoditi unggulan Jawa Barat sebagai sumber protein hewani. Selain itu, ternak domba dapat dimanfaatkan kulit, bulu hingga susunya.

Sangat menarik bukan melihat potensi ternak Domba Garut yang tentu saja sangat menguntungkan. Sama halnya dangan ternak kambing, memelihara ternak domba terbilang gampang-gampang susah.

Langkah-Langkah Ternak Domba Garut

Namun tidak usah khawatir untuk itu karena pada artikel kali ini, kami akan membagikan cara dalam beternak Domba Garut. Berikut ini adalah langkah – langkah yang dapat kamu terapkan dalam beternak Domba Garut dengan mudah.

Tahapan Persiapan Kandang

Langkah awal sebelum beternak domba ialah mempersiapkan kandang untuk memelihara ternak domba. Karena domba termasuk hewan yang cukup sensitif, sehingga diharapkan untuk mengusahakan kandang yang bersih dan lebih tinggi sehingga tidak berdampak banjir. Sesuaikan ukuran kandang dengan jumlah ternak domba yang akan dipelihara.

Upayakan kandang mendapatkan sinar matahari dan memiliki sirkulasi udara yang baik. Bahan untuk kandang bersifat tahan lama, kebersihan terjaga, serta atap kandang yang ringan dan tidak menyerap panas, Anda dapat memanfaatkan rumbia.

Ukuran kandang untuk penggemukan dapat dibuat dengan ukuran 1 × 1 m, kandang induk dengan ukuran 1,5 × 1 m, sedangkan anaknya memerlukan ukuran kandang 0,75 × 1 m. Pada kandang pejantan membutuhkan ukuran 2 × 1,5 m.

Memilih Bibit Domba yang Berkualitas

Tidak dapat dipungkiri bahwa salah satu keberhasilan budidaya Domba Garut ialah bibit yang berkualitas. Pilih ternak domba yang baik secara genetik, lakukan recording untuk mencatat sumber ternak dari keturunan berapa, domba sehat dan tidak ada cacat.

Adapun syarat-syarat domba betina sebagai bakalan bibit ialah:

  1. Bulu tidak kusam dan kaku mengeras
  2. Memiliki selaput mata yang jernih
  3. Badan yang panjang dan simetris
  4. Umur 1, 5 – 2 tahun
  5. Memiliki ambing besar, puting normal dan simetris
  6. Tidak cacat
  7. Cuping hidung lembab
  8. Bentuk ekor yang normal

Sedangkan untuk memilih pejantan harus memperhatikannya :

  1. Bulu tidak kusam dan kaku mengeras
  2. Memiliki selaput mata yang jernih
  3. Badan yang Panjang dan simetris
  4. Umur 1, 5 – 2 tahun
  5. Memiliki sepasang testis yang simetris dan libido yang tinggi
  6. Tidak cacat
  7. Cuping hidung lembab
  8. Bentuk ekor yang normal

Tahap Pemeliharaan Domba Garut

Umumnya di lapangan banyak dijumpai bahwa beberapa peternak tidak mau dipusingkan dengan permasalahan pembibitan.

Karena, beberapa masalah yang kerap kali mereka temui seperti kematian pada anak domba, kematian dini, kebengkakan pada kambing domba betina dan lain – lain. Selalu perhatikan kebersihan kandang untuk mencegah terjadinya penyakit tersebut.

Untuk pemeliharaan penggemukan, Anda dapat melakukan kombinasi beberapa bahan pakan ternak asal mampu memenuhi kebutuhan ternak Domba Garut.

Adapun jenis – jenis pakan yang dapat diberikan pada domba ialah hijauan pakan ternak (rumput gajah, rumput lapang, brachiaria, benggala, raja dan meksiko).

Kacang – kacangan (daun kelor, daun lamtoro, gamal, turi, kacang tanah, kaliandra, gliricidia, dan siratro), hasil limbah pertanian (daun jagung, daun pisang, daun nangka) dan tambahan beberapa pakan konsentrat (ampas tahu, bekatul, ikan, garam dapur biji kapas, ampas kecap dan tepung jagung).

Pada domba dewasa dapat diberikan pakan sebanyak 3 : 1 untuk pemberian pakan rumput dan daun. Untuk induk bunting mungkin akan membutuhkan beberapa tambahan asupan nutrisi lainnya sehingga Anda bisa memberikan pakan dengan perbandingan 3 : 2 untuk pakan rumput dan daun, Anda juga bisa menambahkan 2 – 3 gelas untuk konsentrat.

Pemberian pakan untuk induk menyusui dengan perbandingan 1 : 1 pakan rumput, dan daun dengan tambahan 2 – 3 gelas untuk pakan konsentrat.

Sedangkan untuk anak yang belum lepas sapih Anda bisa memberikan perbandingan 1 : 1 untuk pakan rumput dan daun. Pada anak lepas sapih perbandingan 3 : 2 untuk pakan rumput dan daun  dengan ditambah 0,5 – 1 gelas konsentrat.

Panen Domba

Hasil akhir yang diharapkan dalam budidaya ternak domba ialah karkas/daging. Anda bisa melakukan kerjasama dengan beberapa pasar tradisional terdekat, untuk hari raya kurban umumnya lebih banyak permintaan.

Untuk beberapa kepentingan lainnya, bulu domba banyak dimanfaatkan sebagai bahan tekstil. Selain itu, kotoran domba sangat baik dimanfaatkan sebagai pupuk organik untuk membantu kesuburan tanah dan memberikan nutrisi pada tanaman.

News Feed