oleh

Tips Panduan Cara Menanam Bunga Geranium

Pada zaman dahulu, geranium tidak biasanya ditumbuhkan dari biji, melainkan melalui cara propagasi dengan stek batang. Namun seiring berjalannya waktu, benih geranium atau geranium seeds telah banyak diperdagangkan dan menjadi pilihan yang mudah dan murah bagi para pembudidaya tanaman hias untuk menumbuhkannya dari biji.

Penulis telah menanam geranium dari biji dan sangat menikmati tanaman yang sehat dan bunga yang menawan, terutama tersedia dalam berbagai warna. Ada banyak perusahaan benih yang menawarkan benih geranium hasil persilangan (hybrid), contohnya Mr. Fothergills atau Thompson & Morgan. Kami menawarkan benih geranium, silahkan dipilih warna atau varietas geranium yang Anda inginkan.

Bagaimana Cara Menanam Biji Geranium

Geranium tumbuhnya lamban jika dari biji, jadi pastikan menanam mereka lebih awal jika menginginkan hasil yang lebih cepat. Tanaman geranium biasanya berbunga sekitar 12 sampai 16 minggu setelah penyemaian biji.

Biji geranium memiliki lapisan luar yang keras, sehingga untuk menghasilkan peluang kecambah (germination rate) yang baik, akan sangat membantu jika melembabkannya terlebih dahulu sebelum disemai.

Berikut cara menanam biji geranium yang telah Anda beli:

  1. Ambil tisu toilet atau paper towel selembar, basahkan dengan air tapi tidak terlalu basah (indikasi paling tepat: air tidak menetes-netes, jika menetes berarti terlalu basah, usahakan setengah basah dari basah maksimalnya).
  2. Lipat tisu yang telah dibasahi itu, masukkan dalam sebuah plastik cetik.
  3. Letakkan biji geranium dalam tisu yang basah tersebut (lipatan dalam, sehingga biji geranium terbungkus atas bawah semuanya tertutup tisu basah).
  4. Tutup kembali dengan merapatkan klip dari plastik cetik yang telah dibuka agar kelembaban senantiasa terjaga.
  5. Tunggu sampai bijinya agak berkecambah, biasanya 24 jam, ada juga yang 3-5 hari, bahkan seminggu, tergantung seberapa lembab tisu yang Anda gunakan.
  6. Setelah biji sudah agak berkecambah, kita akan memulai menanamnya di pot.
  7. Untuk menghindari serangan jamur, sebaiknya pastikan wadah tanam Anda bersih dan juga memiliki lubang di dasar wadah agar drainase bagus.
  8. Pindahkan media tanam yang telah disiapkan ke wadah yang besar lalu basahkan dengan air, basahkan cukup sampai terlihat seperti sponge yang basah, tapi tidak sampai terlalu basah.
  9. Biarkan dalam 1 sampai 2 jam agar air meresap dengan baik pada media tanam.
  10. Siapkan pot-pot tanaman yang ingin digunakan, isi masing-masing pot dengan media tanam yang telah dilembabkan tadi, isi sampai hampir full, kira-kira menyisakan 1 inci dari batas bagian pot paling atas.
  11. Ambil benih yang mulai berkecambah tersebut lalu semai 2 sampai 3 biji per pot. Tutup benih tadi dengan sedikit media tanam, sekitar 1/8 sampai 1/4 inci saja. Semprotkan sedikit air dengan sprayer.
  12. Label potnya dengan nama varietas benih geranium yang ditanam, lalu masukkan dalam plastik bening dan ikat ujung plastik sehingga pot benar-benar lembab.
  13. Biji geranium tidak membutuhkan cahaya untuk dapat berkecambah. Sebaiknya simpan pot-pot tadi di tempat dengan suhu kamar, 20-25 derajat Celsius.
  14. Ketika Anda melihat kecambah hijau mulai muncul, buka plastik untuk menyediakan sirkulasi udara yang lancar, tapi jangan pindahkan dari plastik dulu.
  15. Berikan cahaya yang cukup. Ketika sudah ada 2 (dua) daun sejati yang muncul, buang penutupnya, biarkan mereka tumbuh satu sampai dua minggu lalu bisa dipindahkan ke wadah pot individualnya.
  16. Jagalah agar tanah media tanamnya tetap lembab tapi jangan terlalu basah. Menyiram dari bawah cukup ideal. Caranya yaitu dengan meletakkan pot pada tray yang dangkal yang terisi dengan air (tatakan) dan keluarkan segera ketika permukaan media tanam sudah terlihat lembab.

News Feed