oleh

Tips Panduan Cara Menanam Bunga Hias Peony

Peony atau peoni atau Paeonia merupakan tanaman yang berasal dari Tiongkok, Amerika Utara bagian barat, serta Eropa Selatan merupakan tanaman Paeoniaceae. Tinggi tanaman ini dapat mencapai sekitar 2-3 meter. Bunga peony ini baunya harum dan memiliki berbagai macam warna seperti putih, merah, merah jambu, merah tua, kuning, bahkan ada yang berwarna ungu. Biasanya si peony ini akan mulai berbunga pada akhir musim semi sampai awal musim panas.

Apabila Anda memiliki seseorang yang sangat Anda cintai dan sayangi namun malu untuk mengungkapkannya secara langsung Anda bisa menggunakan bunga peony untuk mengungkapkan hal tersebut. Banyak orang menganggap bahwa peony layak digunakan sebagai lambang atau simbol I Love You. Tanaman bunga peony juga sering disandingkan dengan tanaman bunga camelia.

Sebelum menanam bunga peony, hal-hal ini harus Anda perhatikan:

  1. Anda pilih tempat yang intensitas mataharinya banyak atau yang sering terkena cahaya matahari. Untuk apa? Hal ini akan membantu pertumbuhan serta masa berbunga dari si peony menjadi lebih sering.
  2. Berilah jarak antara tanaman peony satu dengan peony lainnya kurang lebih sekitar 1 meter. Hal ini dilakukan agar pertumbuhan dari tanaman peony ini menjadi baik, dan jangan Anda tanam peony ini berdekatan dengan semak-semak maupun pohon. Ini akan menimbulkan persaingan dalam memperoleh nutrisi dari dalam tanah.
  3. Jangan menanam peony pada tempat dimana peony sebelumnya tidak dapat tumbuh. Karena mungkin sebelumnya si peony tidak mendapatkan nutrisi dari tanah tersebut, jadi apabila Anda memaksakan diri menanam peony pada tempat yang sebelumnya peony tidak dapat tumbuh, ini akan sia-sia saja.
  4. Usahakan agar menanam peony pada tempat yang tidak terkena angin yang kencang.
  5. Ketahui dua garis besar dari peony. Ada peony yang jenis herba (herbaceous) dan dan ada yang jenisnya pohon sejati. Setelah mengetahui jenisnya, kita bisa mengetahui hal-hal penting ketika penanaman tanaman peony ini. Herbaceous peonies akan tumbuh dengan baik ketika pucuk atasnya ditanam pada kedalaman 5 cm. Untuk pohon peony pertumbuhannya akan baik apabila cangkokannya ditanam pada kedalaman 10-15 cm.
  6. Mulai pada tahap penanamannya, untuk yang herbaceous peonies tanam hingga pucuknya berada kurang lebih sekitar 5 cm dari permukaan tanah.
  7. Dan untuk pohon peony tanamlah pada kedalaman berkisar 10-15 cm dibawah permukaan tanah.
  8. Peony membutuhkan tanah yang lembab namun tidak basah, oleh karena itu siramilah peony Anda agar supaya tanahnya tetap subur serta lembab.
  9. Peony sangat sulit apabila ditumbuhkan dari biji, karena biji peony yang berwarna hitam legam dan berukuran besar ini memiliki cangkang biji yang sangat tebal dan sulit ditembusi oleh air.

Cara Merawat Bunga Peony

Agar si peony Anda tumbuh dengan baik, Anda harus merawatnya dengan cara:

  1. Siramilah peony Anda meskipun sebenarnya tanaman ini termasuk tanaman yang tidak mudah mati dalam kekeringan.
  2. Meski tidak diwajibkan memberi pupuk, Anda bisa menggunakan material kompos organik maupun pupuk rendah nitrogen sebagai pupuk untuk tanaman peony.
  3. Jika Anda memergoki si peony dan semut tengah berduaan, maka biarkan saja. Si semut datang menghampiri peony bukan tanpa tujuan, tujuannya adalah untuk membantu proses penyerbukan dengan cara si semut yang biasanya akan memakan nektar dari bunga. Namun Anda tenang saja, hal ini jarang sekali dapat menyebabkan tanaman peony Anda menjadi rusak.
  4. Ketika Anda mendapati salah satu atau beberapa bunga mati maka langsung saja potong atau singkirkan bunga yang telah mati. Ini dilakukan agar membuat tanaman bunga peony tumbuh lebih kuat. Apabila Anda membiarkan saja bunga yang telah mati, maka biji dari bunga peony berikutnya tidak akan tumbuh dan berkembang dengan baik.

News Feed